My second blog! Aku dan Kampung Halamanku



 
Assalamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh sahabat blooger!!

Bagaimana kabar kalian semua ?  Semoga sehat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin yarobbalaalamiin.

Pada blog kali ini seperti judulnya ‘’Aku dan Kampung Halamanku’’ ,  aku akan sharing sedikit tentang kampung halaman tempat aku tinggal saat ini. Kampung  halamanku sebetulnya tidak jauh dari pusat kota Bengkayang, hanya berjarak sekitar 12 km tepatnya Kampung Semangak kec. Bengkayang kab. Bengkayang. Terhitung sudah hampir 13 tahun aku tinggal disini. Mengapa demikian?  karena aku lahir dan tumbuh besar di kota Bengkayang. Baru ketika berumur 6 tahun saat hendak masuk sekolah dasar, ibu dan bapakku memutuskan untuk pindah di desa ini,  karena alasan ada banyak kebun yang harus diurus disini dan sanak saudara juga kebanyakan bertempat tinggal disini. 

Seperti kampung-kampung pada umumnya, kampung halamanku pun mayoritas penduduknya bermata pencarian sebagai petani termasuk orang tuaku. Masyarakat di kampungku 100% menganut agama Islam, sehingga nuansa keagamaan di sini sangat kental sekali.

Nah sahabat blooger!! dulu ketika masih menginjak sekolah dasar, setiap selepas asar kami anak-anak di kampung akan berkumpul disuatu rumah lalu sama-sama pergi kerumah nenek Sumi, salah satu guru ngaji terkenal di kampung ku. Menyenangkan sekali rasannya saat mengenang masa itu, belum ada smarphone sehingga kami lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah bersama teman-teman. Sampai saat ini pun nenek Sumi masih mengajar sebagai seorang guru ngaji. Aku  sungguh salut kepada beliau karena di usiannya yang sudah terbilang tidak muda lagi, beliau masih mau mengajarkan anak-anak disini ngaji dan itu pun ikhlas tanpa dikenakan biaya, doa ku semoga beliau panjang umur dan diberi kesehatan serta kemudahan dalam setiap urusannya 
aamiin .

Seperti anak kampung pada umumnya , aku sangat senang menikmati kehidupanku  disini.  Banyak sawah, penggunungan dan hutan yang lebat. Namun sayangnya sekarang banyak hutan di daerah kampungku yang ditebangi  dan di ganti dengan tanaman sawit. Karena selain sebagai petani karet, masyarakat di kampungku juga kebanyakan bertani  sawit. 

Meskipun  tinggal di kampung, aku belum pernah melakukan pekerjaan-pekerjaan  berat seperti menanam padi yang sering dilakukan oleh ibuku. Kebanyakan anak di kampungku ketika sudah menginjak usia remaja akan membantu orang tua mereka dalam berkebun entah itu ke sawah atau pekerjaan sejenisnya. Bukannya aku tidak mau, hanya saja orang tua ku tidak memperbolehkan kami anak-anaknya untuk melakukan pekerjaan seperti itu. Walaupun begitu , dulu aku pernah ikut pamanku ke sawah walau hanya sekedar melihat pemandangan saja. 

Oke, sekian sharing mengenai kampung halamanku hari ini, semoga di next blog aku bisa sharing lebih banyak lagi kepada sahabat blooger semua. 

Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kronos Workforce Control

16.36