Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

12.31

 *** Dikantin Suara hiruk pikuk memenuhi suasana kantin yang lumayan besar itu.  Suara sahut sahutan kelaparan terdengar cukup jelas sampai dihalaman belakang.  Audrey tengah berada dihalaman belakang sambil memperhatikan dagu imutnya yang sedikit sobek.   " huh pasti dimarahin mama lagi" gerutu audrey.  "hooyyy, ngapain lo di sini.  Gilak lo ya hari pertama aja udh bolos" tiba tiba pipi teman audrey satu2 nya disekolah itu berteriak yang entah datang dari mana.  Audrey langsung memberikan tatapan tajak kepada sipemilik suara tadi.  Yang ditatap pun malah ciut.   " lagian gue liat juga ngg ada guru dikelas,  capek gue" ucap audrey " iyaaa gue ngerti drey,  tapi berita ada anakk baru yg cantik udh kesebar drey dan lo malah sembunyi disini.  Ucap pipi "Ohh my godd .. Audreyy dagu lu kenapa". Pipi pun segera membuka tas kecil imut yang dibawanya kemana mana itu.  " nihh olesin inj biar lukanya cepat kering terus ngg...

12.22

Dian ganti nama jadi Audrey, *** Tidak sengaja ketika Audrey hendak berdiri Audrey seketika hilang keseimbangan dan jatuh tersungkur ke lantai dengan posisi wajahnya yang jatuh terlebih dahulu..  Ke lima orang tadi terkejut dibuatnya.  Dengan hanya sedikit meringis kesakitan dian menatap tajam kelima orang yang menatapnya sedari tadi.  Kelima orang tersebut menataapnyaa dengan lengkat dan terpesona dengan wajah Audrey yang nampak kesakitan tapi tetap terlihat imut itu ,  Yogi mencoba membantu audrey untuk bangun lagi..  "lo gapapa,,  tanya nya seketika ingin memegang tangan audrey.   "apaan sih pegang². Gue bisa sendiri" ucap audrey kasar "galak amat neng" sahut ferdi yang mendapat tatapan tajam dari audrey.  Yogi hanya tersenyum kecil melihat tingkahnya itu.   " loo beneran gapapakan, tu dagu loo berdarah" tanya yogi.  Audrey langsung mengusap dagunya dan seketika melihat darah segar ditangannya,  "tunggu sini dulu jangan...

09.43

 *** Tidak terasa sudah hampir setengah jam dian berada diruangan yang penuh dengan bau khas rumah uks itu.  Begitu tenang dengan kesunyian tanpa ada yang membuatnya terganggu.   Namun ketenangan itu tidak bertahan lama.  Tiba-tiba ada yang menggebrak pintu dengan kasar yang membuat dian tiba-tiba terperangap kaget.. "Yogiii...  Loo ngapain disinii.. " Begitulah kata2 pertama yang dian dengarkan dari suara keras tadi.   "Lo gapapa kan yogi".  Astaga mukaa loo.. " dian mulai muak dengan suara lakilaki sok manja dan terkesan di imut imutkan itu.   "apaan sii berisik" sahut yogi dengan malas "seharusnya lo hancurin balik tu muka si breng**k tu tadi" sahut dedi teman baiknya yogi Yogi hanya terkekeh entah apa yang tengah lucu.  Mulai merasa sangat terganggu akhirnya dian memutuslan untuk sedikut menintip dibalik tirai untuk melihat disampinya. Ia melihat nampaknya ada 4 orang lakilaki yang tengah menghampiri lakilaki sakit tadi....

18.40

 *** Dian pun sampai di depan kelas yang bertulis 11 MIPA2. lama dian hanya memandangi pintu tampa berniat masuk.   Sudah hampir 10 menit dian hanya mampu memandangi keributan di dalam kelas tersebut dari tadi.  Nampaknya kelas tersebut tengah kosong tidak ada pelajaran hari ini.  Ia pun memutuskan untuk pergi tanpa menyapa teman² barunya dikelas sama sekali.  Dengan langkah lemah,  muka sedikit pucat dan rambut panjang lurus yang tergerai membuat aura perempuan itu terliat sangat cantik dan anggun.  Oa memutuskan untuk pergi keruang uks dan sedikit bersitirahat,  namun tampa disangka saat dia masuk dia dihadapkan seorang pria dengan penuh luka luka,  melihat hal itu dian memilih tetap tenang, berbeda hal nya dengan pria itu ia malah kaget dengan kehadiran gadis itu.  Tanpa menyapa pria yang keliatan adalah seniornya itu,  dian bergegas menghampiri ranjang kosong dan langsung merebahkan diri tanpa memperdulikan seniornya itu....