09.43
***
Tidak terasa sudah hampir setengah jam dian berada diruangan yang penuh dengan bau khas rumah uks itu. Begitu tenang dengan kesunyian tanpa ada yang membuatnya terganggu.
Namun ketenangan itu tidak bertahan lama. Tiba-tiba ada yang menggebrak pintu dengan kasar yang membuat dian tiba-tiba terperangap kaget..
"Yogiii... Loo ngapain disinii.. " Begitulah kata2 pertama yang dian dengarkan dari suara keras tadi.
"Lo gapapa kan yogi". Astaga mukaa loo.. " dian mulai muak dengan suara lakilaki sok manja dan terkesan di imut imutkan itu.
"apaan sii berisik" sahut yogi dengan malas
"seharusnya lo hancurin balik tu muka si breng**k tu tadi" sahut dedi teman baiknya yogi
Yogi hanya terkekeh entah apa yang tengah lucu. Mulai merasa sangat terganggu akhirnya dian memutuslan untuk sedikut menintip dibalik tirai untuk melihat disampinya. Ia melihat nampaknya ada 4 orang lakilaki yang tengah menghampiri lakilaki sakit tadi.
"ya Allah yogiii, gmna muka lo gini ciwi² bakal ogah sama ellooo'... Ucap Ferdian lagi diikuti dengan ekspresinya yang menurut dian ia ingin muntah seketika.
"loo apaan si fer, ribut² , udh deh gue jug gapapa. Lagian di uks ini ada pasien lain jaga omongan " sahut yogi yg mulai agak kesal
"biasa lgi bahagia makanya kelakuan uudah kaya kek**" ucap salah seorng temannya lgi. Mereka hanya terkekeh.
"disini ada pasien lain. Dimana". Tanya david.
"iyaa ada tuu di pojok" jawab yogi sambil menunjuk tempat dian sekrng.
Merasa tempat ini sekarang kurang aman, dian pun segera bangkit dan hendak pergi dari ruangan itu namun tiba-tiba,,,
"bbbruukkkkkk".........
Komentar
Posting Komentar